Liputan6.com, Klaten: Ratusan petani di Klaten, Jawa Tengah, Rabu (14/5), berunjuk rasa dengan cara turun ke jalan sambil membawa traktor. Para petani Manisrenggo, Klaten ini memprotes larangan membeli bahan bakar minyak (BBM) dengan jeriken. Akibat larangan itu traktor dan mesin perontok padi para petani tidak bisa dioperasionalkan. Larangan membeli BBM dengan jeriken diberlakukan untuk mencegah penimbunan dan penyelewengan menjelang kenaikan harga BBM.
Keadaan serupa juga dialami nelayan di pantai selatan Bantul, Yogyakarta. Sudah tiga hari perahu nelayan berderet tak melaut. Sedangkan nelayan yang tetap melaut terpaksa membeli bensin eceran dengan harga yang melonjak enam ribu rupiah sampai delapan ribu rupiah per liter.
Di pantai selatan Gorontalo, nelayan terpaksa tak melaut karen sulit memperoleh BBM. Ini terjadi karena SPBU melarang pembelian BBM menggunakan jeriken karena khawatir ditimbun dan diselewengkan menjelang kenaikan harga BBM.(IAN/Tim Liputan 6 SCTV)